duta pulsa, agen pulsa murah terpercaya di indonesia
Duta Pulsa, Agen Pulsa Murah Terpercaya di Indonesia
4 January 2017
Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia
Maskapai Penerbangan Garuda Indonesia
5 January 2017

Maskapai Penerbangan Sriwijaya Air

maskapai penerbangan sriwijaya air
 

Maskapai Penerbangan Sriwijaya Air – Sriwijaya Air adalah sebuah maskapai penerbangan yang ada di Indonesia. Saat ini Sriwijaya Air adalah Maskapai Penerbangan terbesar ketiga di Indonesia, dan sejak tahun 2007 hingga saat ini tercatat sebagai salah satu Maskapai Penerbangan Nasional yang memiliki standar keamanan kategori 1 di Indonesia. Sriwijaya Air didirikan oleh keluarga Lie (Hendry Lie dan Chandra Lie) dengan Johannes Bundjamin dan Andy Halim.

PT Sriwijaya Air lahir sebagai perusahaan swasta murni yang didirikan oleh Chandra Lie, Hendry Lie, Johannes Bunjamin, dan Andy Halim. Beberapa tenaga ahli yang turut menjadi pionir berdirinya Sriwijaya Air diantaranya adalah Supardi, Capt. Kusnadi, Capt. Adil W, Capt. Harwick L, Gabriella, Suwarsono dan Joko Widodo.

Sriwijaya Air didirikan dengan tujuan untuk menyatukan seluruh kawasan Nusantara seperti keinginan raja kerajaan Sriwijaya dahulu yang berasal dari kota Palembang. Keinginan tersebut kemudian diwujudkan melalui pengembangan transportasi udara.

Pada tahun 2003, tepat pada hari Pahlawan, 10 November, Sriwijaya Air memulai penerbangan perdananya dengan menerbangi rute Jakarta-Pangkalpinang PP, Jakarta-Palembang PP, Jakarta-Jambi PP, dan Jakarta-Pontianak PP.

Logo maskapai penerbangan sriwijaya air

Pada mulanya Sriwijaya Air hanya mengoperasikan 1 armada Boeing 737-200 yang kemudian seiring waktu terus ditambah hingga memiliki 15 armada Boeing 737-200. Sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pemenuhan pelayanan publik yang lebih baik, Sriwijaya Air kemudian menambah dan memperluas jangkauan penerbangannya dari Barat ke Timur sekaligus menambah pesawat dengan seri yang lebih baru,yaitu Boeing 737-300,Boeing 737-400, Boeing 737-500W,dan Boeing 737-800NG.

Maskapai ini sempat memesan 20 unit Embraer 175 dan Embraer 195 pada Paris Airshow 2011,namun kemudian pesanan ini dibatalkan dikarenakan alasan operasional, dan kemudian digantikan oleh Boeing 737-500W. Namun tidak tertutup kemungkinan bahwa Sriwijaya Air akan memesan Embraer kembali,yang akan dialokasikan ke anak perusahaannya, yaitu NAM Air.

Pada Agustus 2007, Sriwijaya Air mendapatkan penghargaan keselamatan penerbangan dari Boeing, yaitu Boeing International Award for Safety and Maintenance of Aircraft, diberikan setelah inspeksi dilakukan selama beberapa bulan oleh tim dari Boeing Company.

Pada 1 Agustus 2011, Sriwijaya Air meluncurkan buku panduan berbahasa braille dan program khusus untuk penanganan terhadap para Tuna Netra yang terbang dengan maskapai tersebut. Para awak kabin telah dilatih secara khusus untuk menangani penumpang yang memiliki kelemahan tersebut,diantaranya dengan cara pendekatan personal dan dengan sentuhan fisik.

Pada 16 Juni 2015 di Paris Air Show 2015, Sriwijaya Air mengumumkan pemesanan pasti 2 unit 737-900ER dengan 20 unit 737 MAX 8 sebagai opsi yang akan diambil pada masa depan. Pesanan ini merupakan pertama kalinya Sriwijaya Air memesan pesawat yang benar-benar baru dan langsung dari pabriknya. Kedua 737-900ER milik Sriwijaya Air telah tiba bersamaan pada 23 Agustus 2015.

Pada Agustus 2015, Sriwijaya Air kembali mendapatkan sertifikasi keselamatan penerbangan, yaitu Basic Aviation Risk Standard(BARS) yang dilakukan oleh Flight Safety Foundation, berbasis di Amerika Serikat.

Arti Logo dan Livery Sriwijaya Air

Logo

  • berupa RU-YI (Filosofi Cina), yang berarti bahwa apa yang kita inginkan atau usahakan harus yakin tercapai

Warna Putih

  • Melambangkan semua karyawan Sriwijaya Air harus memiliki hati yang bersih, sebersih warna dasar armada Sriwijaya Air

Warna Biru

  • Melambangkan Sriwijaya Air berkeinginan melanglang buana ke seluruh pelosok Nusantara tercinta

Warna Merah

  • Melambangkan bahwa para pimpinan dan karyawan Sriwijaya Air harus berani dan bijak dalam menyelesaikan masalah atau mengambil keputusan

Tulisan Sriwijaya Air

  • Melambangkan bahwa Sriwijaya Air harus menjadi perusahaan yang besar dan terkenal seperti Kerajaan Sriwijaya yang namanya terukir dalam sejarah nasional dan regional

Lekukan Hati diatap Pesawat

  • Melambangkan bahwa para pimpinan dan karyawan harus mempunyai rasa memiliki (sense of belonging) dan rasa cinta terhadap perusahaan

Daftar perusahaan di Group Sriwijaya Air

Dalam perkembangannya, Sriwijaya Air juga mendirikan beberapa anak perusahaan yang hampir keseluruhannya menggunakan istilah NAM sebagai akronim kecuali untuk NAM Air, sebagai bentuk penghargaan kepada Ayahanda dari Bpk. Chandra Lie, yaitu Bpk. Lo Kui Nam. Berikut diantaranya :

  • NAM Air – Maskapai Pengumpan Sriwijaya Air yang didirikan pada 26 September 2013, kemudian terbang untuk pertama kalinya 11 Desember 2013.
  • National Aviation Management – Sekolah Penerbangan yang berbasis di Pangkal Pinang, lebih dikenal sebagai NAM Flying School.
  • National Aircrew Management – Sekolah Awak Kabin Group Sriwijaya Air yang berbasis di Jakarta. Dikenal juga sebagai NAM Training Center.
  • National Aircraft Maintenance – Berperan dalam perawatan kecil Pesawat Terbang Group Sriwijaya Air. Perawatan utama dilakukan di GMF AeroAsia di Jakarta atau AiRod Sdn Bhd di Kuala Lumpur, Malaysia.
  • Negeri Aksara Mandiri – Berperan dalam produksi Inflight Magazine “SRIWIJAYA” yang digunakan Sriwijaya Air dan NAM Air.

Daftar Bandara Tujuan Sriwijaya Air

Indonesia

  • Sumatera
    • Batam (Bandar Udara Hang Nadim)
    • Bengkulu (Bandar Udara Fatmawati Soekarno)
    • Lampung (Bandar Udara Radin Inten II)
    • Jambi (Bandar Udara Sultan Thaha Syaifuddin)
    • Medan (Bandar Udara Internasional Kuala Namu)
    • Padang (Bandar Udara Internasional Minangkabau)
    • Palembang (Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II)
    • Pangkal Pinang (Bandar Udara Depati Amir)
    • Pekanbaru (Bandar Udara Sultan Syarif Kasim II)
    • Tanjung Pandan (Bandar Udara H. A. S. Hanandjoeddin)
    • Tanjungpinang (Bandar Udara Internasional Raja Haji Fisabilillah)
  • Jawa
    • Jakarta (Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta)
    • Malang (Bandar Udara Abdul Rachman Saleh)
    • Semarang (Bandar Udara Internasional Achmad Yani)
    • Solo (Bandar Udara Adisumarmo)
    • Surabaya (Bandar Udara Internasional Juanda)
    • Yogyakarta (Bandar Udara Adi Sutjipto)
  • Kalimantan
    • Balikpapan (Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman)
    • Banjarmasin (Bandar Udara Syamsuddin Noor)
    • Berau (Bandar Udara Kalimarau)
    • Pontianak (Bandar Udara Supadio)
    • Tarakan (Bandar Udara Juwata)
  • Sulawesi
    • Gorontalo (Bandar Udara Jalaluddin)
    • Kendari (Bandar Udara Internasional Haluoleo)
    • Luwuk (Bandar Udara Syukuran Aminuddin Amir)
    • Makassar (Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin)
    • Manado (Bandar Udara Sam Ratulangi)
    • Palu (Bandar Udara Mutiara)
  • Bali – Nusa Tenggara
    • Denpasar (Bandar Udara Internasional Ngurah Rai)
    • Kupang (Bandar Udara El Tari)
    • Maumere (Bandar Udara Frans Seda)
    • Waingapu (Bandar Udara Mau Hau)
  • Maluku-Papua
    • Timika (Bandar Udara Mozes Kilangin)
    • Ambon (Bandar Udara Pattimura)
    • Ternate (Bandar Udara Sultan Babullah)
    • Jayapura (Bandar Udara Sentani)
    • Merauke (Bandar Udara Mopah)
    • Biak (Bandar Udara Frans Kaisiepo)
    • Manokwari (Bandar Udara Rendani)
    • Sorong (Bandar Udara Domine Edward Osok)

Republik Rakyat Tiongkok

  • Tujuan berikut adalah Charter Flight rutin dari Denpasar yang sedang diproses menjadi penerbangan berjadwal.
    • Hangzhou (Bandar Udara Internasional Xiaoshan)
    • Ningbo (Bandar Udara Internasional Lishe)
    • Nanjing (Bandar Udara Internasional Lukou)
    • Chengdu (Bandar Udara Internasional Shuangliu)
    • Shenzen (Bandar Udara Internasional Bao’an)
    • Chonqqing (Bandar Udara Internasional Jiangbei)

Malaysia

  • Penang (Bandar Udara Internasional Pulau Pinang)

Timor Leste

  • Dili (Bandar Udara Internasional Presidente Nicolau Lobato)

Kota yang sedang direncanakan untuk dilayani

Indonesia

  • Sibolga (Bandar Udara Dr. Ferdinand Lumban Tobing)
  • Tapanuli Utara (Bandar Udara Silangit)
  • Gunung Sitoli (Bandar Udara Binaka)
  • Karawang (Bandar Udara Internasional Karawang)
  • Rembele (Bandar Udara Rembele)
  • Nagan Raya (Bandar Udara Cut Nyak Dhien Nagan Raya)
  • Aceh Utara (Bandar Udara Malikus Saleh)
  • Sibu (Bandar Udara Sibu)

Malaysia

  • Ipoh (Bandar Udara Sultan Azlan Shah) – Dilayani oleh YOU Wings yang akan bekerja sama dengan Sriwijaya Air.
  • Kuala Lumpur (Bandar Udara Kuala Lumpur)
  • Kuala Terengganu (Bandar Udara Sultan Azlan Shah) – Dilayani oleh YOU Wings yang akan bekerja sama dengan Sriwijaya Air.
  • Kuching (Bandar Udara Internasional Kuching)
  • Bintulu (Bandar Udara Bintulu)

Bangladesh

  • Dhaka (Bandar Udara Internasional Shahjalal)

cara pesan tiket pesawat harga agen

Tags: maskapai penerbangan sriwijaya airlines, perusahaan penerbangan sriwijaya air, website maskapai penerbangan sriwijaya air, pemilik maskapai penerbangan sriwijaya air, situs maskapai penerbangan sriwijaya air, maskapai penerbangan indonesia sriwijaya air, rute penerbangan maskapai sriwijaya air, jadwal penerbangan maskapai sriwijaya air, syarat dan ketentuan maskapai penerbangan sriwijaya air, maskapai penerbangan sriwijaya air, profil maskapai penerbangan sriwijaya air, sejarah maskapai penerbangan sriwijaya air.

Sumber : id.wikipedia.org

Baca Juga:


Comments are closed.

LOGIN